Senin, 18 April 2011

TEMUKAN MOTIVATOR MU

bismillahirrahmaanirrahiim..

Bagi sahabat yang sedang dalam keadaan down, lesu, lemas, tak bersemangat, jenuh dalam beraktivitas, BeTe (Butuh Tausiyah) 'hehe.. saya sarankan untuk membaca tulisan ini 'nyampe' beres.. !!

saya punya beberapa pertanyaan, silahkan sahabat fahami dan renungkan pertanyaan2'a dan jawab pake "hati"...

ADAKAH ORANG YANG SAAT INI SANGAT MENYAYANGI ANDA?
ADAKAH ORANG YANG SAAT INI SEDANG MENUNGGU KESUKSESAN ANDA?
ADAKAH ORANG YANG RELA MENGORBANKAN DIRINYA DEMI KESUKSESAN ANDA?
ADAKAH ORANG YANG RELA MENGORBANKAN KEBAHAGIAANNYA DEMI KEBAHAGIAAN ANDA?
KALAU ADA, SIAPAKAH ORANGNYA?

silahkan jawab pertanyaan2 itu, saya sangat bahagia jika Sahabat mau berbagi dengan membalas pesan ini dengan jawaban2 diatas.

saya sendiri akan menjawab pertanyaan2 itu dan saya akan share kpd Sahabat.

setelah saya merenungkan, ternyata ada orang2 yang sangat sayang kpd saya, ada org yang saat ini sedang menunggu kesuksesan saya, TERNYATA SAAT INI ada orang yang RELA MENGORBANKAN DIRINYA DEMI KESUKSESAN SAYA, ternyata saat ini ADA ORANG YANG RELA MENGORBANKAN KEBAHAGIAANNYA DEMI KEBAHAGIAAN SAYA.

salah satunya, Beliau adalah Ibu saya. Yayah Haryati.. Beliaulah orang yang sangat menyayangi saya, Beliau saat ini, sedang menunggu kesuksesan saya, Beliau selalu mensupport saya untuk sukses. beliau rela mengorbankan dirinya, bekerja tiap hari, dari pagi sampai malam demi bisa membiayai saya yang sedang kuliah. Beliau rela mengorbankan kebahagiaannya demi kesuksesan saya kelak.

saya terharu saat Beliau bilang, "mamah selalu mendo'akan Yudi di setiap Shalat Malam mamah".. SUBHANALLAH...

ALHAMDULILLAH, saya bersyukur kepadaMu ya ALLAH karena kini saya menyadari bahwa masih ada orang yang sangat menyayangi sya.

jika sahabat, sudah dapat menjawab pertanyaan2 itu, JADIKANLAH ORANG YANG SANGAT MENYAYANGI SAHABAT ITU SEBAGAI MOTIVATOR SAHABAT UNTUK BERSEMANGAT MENGGAPAI CITA2 MULIA YANG INGIN SAHABAT RAIH.

pertanyaan selanjutnya, setelah Sahabat mengetahui siapa yang menjadi motivator Sahabat, tanyalah pada diri sendiri

APA YANG AKAN SAHABAT LAKUKAN UNTUK MEMBAHAGIAKAN ORANG YANG SANGAT MENYAYANGI SAHABAT itu?

saya sangat bahagia jika Sahabat, mau berbagi kpd sy.
SAHABATMU -YUDI-

Minggu, 07 Februari 2010

valentine oh valentine

bismillahirrahmanirrahim


Asssalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Apa kabar Sahabat? Saya harap kita semua masih tetap sehat dan ada dalam limpahan hidayah Allah SWT. Amiin…

Pada pertengahan bulan februari tepatnya tanggal 14 februari, banyak sekali oarng-orang dari berbagai belahan dunia (termasuk di Indonesia) yang merayakan suatu momen yang sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya yang disebut “Hari Kasih Sayang” atau “Valentine’s Day”. Ehm…. Gw bisa juga ngomong baahsa inggris ye. Hehe..

“Valentine’s day” sekarang ini diwarnai dengan acara saling bertukar kartu ucapan (greeting card), tukar menukar kado, cokelat, bunga De El El. Ironisnya, “Buanyak Sekali (ampe ‘ngga’ keitung cing..)” orang Indonesia yang mengaku dirinya “Muslim” ikut-ikutan “dibikin repot” oleh momen valentine’s day ini. Padahal budaya valentine’s day ini jelas-jelas bukan datang dari Islam. valentine aja ko Reppot… ^.^

Buat orang Muslim di Indonesia (kawula Muda Khususnya), “jangan ngiri” dan jangan ikut-ikutan “ye” dengan budaya “hari kasih sayang” yang berasal dari budaya romawi kuno katolik yang kemudian dibudidayakan lagi oleh orang kristiani, karena kalau anda tahu, Islam juga punya budaya “saling sayang menyayangi” tanpa terpaku dalam 1 hari saja dalam setahun (14 februari). Anda jangan lupa bahwa islam ADALAH AGAMA YANG SEMPURNA. Islam ga’ bakal kalah “TENTUNYA” dengan agama-agama “sebelah” yang lain dalam hal budaya, sains, filsafat, de el el, sekarang tinggal gimana “muslim” nya aja, mau ga’ menggali kesempurnaan Islam tersebut??? Ck.. ck.. ck.. moga kita termasuk kedalam golongan muslim yang ulul albab.. btw “ulul albab” ntu ape ye? Hehe..

“nyok” ah sekarang mah kita kaji kesempurnaan Islam same-same.. hehe..ko ane jadi ngemeng betawi sunde gini ye.. ?1!?!!?1/1&*@# ga ape-ape ye, biar ga boreng, eh salah, biar ga BORING maksudnye...

Tentunya budaya valentine’s day ini jangan sampai mengotori “akidah” kita sebagai seorang muslim, itu utamanya. Walaupun kalau Anda “peka” terhadap “dunia kebudayaan” ternyata budaya “Islam” Indonesia khususnya telah banyak tercampuri oleh budaya-budaya “bukan dari Islam”. Contohnya, “Nabuh Bedug” sebelum adzan, menggunakan media “biji tasbih” sebagai sarana untuk berdzikir, itu merupakan bukan “budaya dari Islam”, melainkan contoh kecil tersebut dulunya merupakan budaya-budaya dari “luar Islam” (budha, katolik). Dan lihatlah bangunan masjid di Demak dan masjid-masid di Jawa terlihat kental dengan unsur arsitektur Hindunya.

oke lah kalo begitu,, kita come back again ke bahasan kita mengenai budaya Valentine’s day… oceh? Mangkat mang…!!!!

Kita sebagai Muslim sebaiknya jangan mengikuti hal-hal yang “tidak kita ketahui” asal-usulnya, berdasarkan Firman Allah SWT:

“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)



Jadi Anda mengaku sebagai seorang “muslim“, jangan ikut-ikutan repot menjelang “Hari Kasih Sayang“ ini, sebaiknya Anda kaji dulu, apa “sih“ valentine itu? Silahkan Anda mengkaji tentang Valentine terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk ikut merayakannya, cara mengkajinya gampang, loe tinggal tanya aja ke Abah GOOGLE. Hehe...

Kalau ditinjau dari segi sejarah, valentine’s day ini erat sekali hubungannya dengan seorang martyr (dalam Islam kita menyebutnya “Syuhada“) yang bernama “Valentine“. Namun saya tidak akan panjang lebar mengulas tentang sejarahnya, silahkan Anda cari sendiri kalau Anda ingin tahu. Hehe..

Sudah jelas bahwa seorang muslim jangan ikut-ikutan dalam budaya valentine’s day ini, simak hadits Rosulullah SAW berikut: :“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum maka dia termasuk kaum itu”.

Jadi lebih baik kita ambil “cara aman saja“ dengan tidak ikut-ikutan budaya orang lain, daripada kita ‘ngga diakui sebagai umat Rosulullah SAW? Ayoo pilih yang mana? Mau jadi umatnya Rosulullah atau ingin “meniru atau mengikuti“ kaum yang lain? Pilihan ada di tanganmu sobat.

Ada yang beranggapan bahwa valentine‘s day adalah hari kasih sayang, dan saling berkasih sayang itu tidak dilarang dalam Islam, malah dianjurkan.. betul betul betul?

Yupz, itu betul.. berdasar hadits Rosulullah SAW : :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.

Tapi kalau Anda ingin mengungkapkan rasa sayang/ cinta pada seseorang, Ayah, Ibu, “Temen“, Sahabat, atau siapapun itu, ga‘ usah lah pake iming-iming valentine‘s day. Dalam Islam, untuk mengungkapkan rasa sayang kita pada seseorang, ga’ usah pake momen sehari dalam setahun.

Bukankan Rosulullah SAW mengajarkan apabila seorang Muslim “bertemu/ berjumpa” dengan Muslim yang lain (baik kenal maupun tidak kenal), maka ucapkanlah “salam” (Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh/ semoga keselamatan atasmu dan rahmat ALLAH dan barokah-Nya).

Subhanallah,, umat Islam tidak perlu cokelat, tidak perlu bunga, tidak perlu “greeting card”, tidak perlu materi, tidak perlu menunggu tanggal 14 Februari untuk mengungkapkan rasa sayangnya pada seseorang, tapi dengan do’a “salam” saja, itu telah merupakan bukti kalau Anda sayang dengan saudara Anda sesama muslim, coba Anda cermati baik-baik arti dari Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh, salam merupakan sebuah “kado” berupa do’a. dan sejatinya ucapan “salam” lebih berharga dari sepotong cokelat, setangkai bunga, atau sehelai kertas yang berisi kata-kata mutiara.

Subhanallah.. memang kalau kita kaji, Islam itu sangat indah dalam hal sayang menyayangi.







Kita umat Islam tidak perlu valentine’s day karena setiap 60 detik dari 1 menit, 60 menit dari 1 jam, 24 jam dari 1 hari, 365 hari dari 1 tahun merupakan bentuk “kasih sayang” yang diberikan Allah kepada kita, setiap hembusan nafas adalah kasih sayang Allah, kita masih hidup sampai SAAT INI juga karena kasih sayang Allah, kita dapat berjalan, berlari, duduk, berbaring, melihat, mendengar, dan semua nikmat yang kita punya sekarang yang tak mampu terhitung walau air laut dijadikan tinta untuk menuliskan nikmat-Nya, itu juga merupakan “KASIH SAYANG” ALLAH SWT pada kita sebagai mahluk dan khalifah ciptaan-Nya. Allahu Akbar

Saatnya kita umumkan pada dunia, kita bicara secara lantang “GW BANGGA JADI MUSLIM”

WALLAHU A’LAM


Keep istiqomah, sebarkan kebenaran walaupun satu ayat. ^.^